Anda akan dialihkan ke Film Dewasa, dalam
detik





Powered by Blogger.

MENU UTAMA

Entri Populer

Search

Laman

Perawatan payudara saat menyusui

ASI menjadi semakin favorit akhir2 ini dengan adanya berita sufor yang terkontaminasi bakteri. Sufor yang bahan dasarnya susu sapi memang lebih cocok untuk sapi bukan untuk anak manusia. Sangat penting untuk merawat payudara jika ada rencana akan menyusukan bayi atau sedang menyusukan bayi. Dengan perawatan yang baik, maka akan meningkatkan kualitas menyusui serta bisa mencegah masalah2 yang terjadi saat menyusui.

Pertama-tama, hindari tekanan pada payudara: Jangan tidur dalam posisi telungkup, karena akan menekan payudara dan memblok saluran ASI. Pakailah bra yang longgar. Sertai hindari memakai atau membawa sesuatu di dada yang bisa menekan payudara. (kalau di kita paling bawa dompet uang di bra ).

Menyangga payudara dengan memakai bra khusus. Bra dengan bahan katun adalah yang terbaik karena akan mencegah terjadinya kelembaban yang tentu saja akan mengiritasi puting. Hindari bra dengan kawat pada bagian bawahnya, karena bisa menekan saluran ASI dan menimbulkan penyumbatan.

Bersihkan payudara. Cuci dengan air hangat setiap hari. Jangan memakai sabun atau bahan pembersih lainnya, karena bisa mengiritasi puting. Perlu juga mencuci tangan jika akan menyentuh payudara untuk mencegah infeksi serta mengeringkannya dengan tisue yang bersih atau handuk.

Jaga puting tetap kering. Jangan memakai pelindung puting berbahan plastik atau ped menyusui yang dilapisi bahan plastik. Hal ini akan menjadikannya lembab (basah) dan menghalangi aliran udara.

Keadaan yang sering ditemukan pada payudara yang menyusui:

1. Penurunan suplai darah ke puting. Hal ini akan menyebabkan puting menjadi pucat dan terasa nyeri saat menyusui. Berbagai hal dapat menyebabkannya seperti konsumsi kafein. (harus mengurangi konsumsi kopi, teh, dan soda). Penyebab lainnya adalah merokok dan udara dingin. Obat2an tertentu juga bisa menyebabkan puting pucat dan nyeri.

2. Pembengkakan payudara. Akibat produksi yang berlebihan dan atau bayi kurang/tidak mengkonsumsi ASI, maka payudara akan membengkak dan terasa nyeri. Dengan memberi/menyusukan ke bayi maka gejala ini akan hilang. Tetapi jika bayi tidak mau amat , pengosongan dapat dilakukan dengan pumping.

3. ASI banjir. Beda dengan kondisi diatas, pada banjir ASI, payudara yang penuh bisa mencari jalan keluar, sehingga ASI menetes dari puting. Untuk menghentikannya silangkan lengan ke dada, dan tekan dengan lembut pada bagian putingnya. untuk menyerap kebocorannya saat beraktifitas, bisa memakai pad di payudara untuk menyerap kebocoran. Pakai baju berlapis dan hindari memakai baju warna solid agar kebocoran tidak sampai terlihat dari luar.

4. Nyeri puting. Sering awalnya puting akan lecet saat baru mulai menyusui. Hal ini akan membaik sejalan dengan jam terbang menyusui yang semakin meningkat. Disamping lecet, puting juga bisa retak2, atau bahkan berdarah jika posisi isapan bayi tidak tepat. Untuk mencegahnya, sempurnakan posisi mulut bayi saat menyusui. Pastikan mulut bayi "full" dengan payudara saat menyusui. Mulut dan gusi bayi harus mengkover seluruh areola (area disekitar puting), dan tidak hanya di puting saja.

5. Sumbatan Saluran ASI. Saluran ini berfungsi menyalurkan ASI dari area produksi menuju puting susu. Hal-hal yang dapat menyumbat antara lain ASI yang mengental, jaringan parut, atau ada sesuatu yang menekan saluran tersebut. Penyumbatan ini akan menyebabkan mengurangi bahkan menghentikan aliran ASI pada payudara tersebut., sehingga menyebabkan pembengkakan. Yang lebih parah dapat menyebabkan abses (bengkak bernanah) pada payudara. Untuk itu payudara harus selalu di kosongkan sekosong2nya. (memberikannya ke bayi atau pumping).

Untuk mengurangi rasa tidak nyaman di awal periode menyusui, bisa dilakukan latihan yang disebut : Prenatal nipple conditioning. Latihan ini berguna untuk mengurangi rasa tidak nyaman saat mulai menyusui. Lakukan latihan ini 2 kali sehari mulai 6 minggu sebelum bayi lahir.
Gerakannya berupa : pijat payudara dengan lembut, putar-putar puting susu dengan jari selama 1-2 menit. Jika perlu pakai krim khusus untuk memutar2nya, gosok/usap payudara handuk yang lembut selama 15 detik.


Cara mencegah masalah2 diatas saat menyusui.
1.Saat akan menyetop pemberian ASI/melepaskan bayi dari payudara, pastikan bayi tidak sedang mengisap puting. Untuk menghentikan isapan, masukkan jari ibu dengan lembut ke dalam mulut bayi, sehingga efek isapan jadi lemah karena ada celah antara mulut bayi dan payudara. Tujuannya supaya saat melepaskan bayi, puting susu ibu tidak teregang/ketarik mulut bayi. (ntar panjang kan jelek )

2. Berikan ASI atau pumping minimal 8 kali perhari atau Beri ASI semau-maunya bayi. BAyi bisa menyusui 8-12 kali perhari atau bahkan lebih. Pastikan mulut bayi menempel penuh pada payudara, disamping mencegah cedera pada puting, juga ASI akan masuk secara optimal ke mulut bayi. Berikan ASI dari kedua payudara saat menyusui (bergantian). PAstikan ASI sudah kosong sebelum memindahkan ke payudara sebelahnya. kalau bayi sudah nggak mahu (kenyang) dan ASI masih ada, jangan di kasi ke bapak (just kidding), gunakan pompa untuk mengososngkan payudara dan ASI-nya disimpan kalau seandainya ibu gak sempat menyusui langsung di sesi menyusui berikutnya.

3. Cari posisi yang nyaman saat menyusui. Tempatkan bayi pada posisi dimana bayi dapat dengan mudah mengisap dengan nyaman. Posisi ini sifatnya relatif, tergantung masing2 individu dan bayi. Kalau sudah dapat posisi yang nyaman, maka gunakan posisi ini tiap kali menyusui. Jika posisi bayi tidak benar/tidak nyaman, maka mulut bayi tidak bisa nempel penuh (latch-on), ASi tidak lancar dan akibatnya bayi mengisap lebih kuat lagi akhirnya payudara akan lecet.

Agar mulut bayi latch-on masukkan areola (area hitam disekitar payudara) seluruhnya ke dalam mulut bayi. Untuk menilai apakah sudah latch-on:
a. Puting tidak sakit saat bayi menghisap, bayi akan langsung bisa menghisap ASI, dan pola hisap berubah dari cepat dan pendek, ke lambat dan dalam. Terdengar bayi menelan susu dan rahang bayi bergerak turun saat melakukan isapan.
b. Bentuk puting tidak berubah sebelum dan saat bayi selesai menyusui.

4. Rileks saat menyusui. Usahakan rileks dan tenang saat menyusui. Hal ini akan meningkatkan aliran ASI. tempelkan handuk basah hangat pada payudara atau mandi dengan shower hangat sebelumnya, karena kedua hal ini akan meningkatkan aliran ASI.

5. Bayi juga harus rileks saat menyusui. Bayi yang rileks saat menyusui, akan membuat bayi menyusui lebih maksimal. Pijat payudara saat akan mulai nyusui agar ASI segera mengalir. Jika bayi mengisap terlalu kuat dan payudara nyeri, rilekskan mulutnya dengan cara massase rahang bayi dibagian bawah telinganya. Lakukan dengan gerakan memutar (sirkuler) dan lebarkan mulutnya. Dagu bayi juga dapat diturunkan sedikit dengan sentuhan lembut pada bagian bawah dagunya. Hal ini akan membuat lidahnya terlepas. Selanjutnya jauhkan sedikit rahang bayi, sehingga ASI dapat keluar dengan lebih lancar lagi.

6. Gunakan pompa dengan benar. Baca instruksi pemakaiannya dan jaga pompa tetap dalam keadaan bersih. jika menyebabkan cidera pada payudara, maka hentikan pemakian pompa. Jangan pergunakan pad yang bisa mengiritasi dan melembabkan payudara secara berlebihan, karena hal ini akan meningkatkan risiko kerusakan puting dan infeksi.

Pallindrome

Palindrom (Palindrome) adalah sebuah kata, frasa, angka maupun susunan lainnya yang dapat dibaca dengan sama baik dari depan maupun belakang (spasi antara huruf-huruf atau kata biasanya diperbolehkan). Kata "palindrom" berasal dari bahasa Yunani: palin ("balik" = agian) dan dromos ("lari"=run).

Kebetulan banget ya, hari ini tanggal 11022011 (tanggal pallindrom). Angka ini kalau dibaca bolak-balik tetap sama. Dalam kata2,frasa atau kalimat juga ada yang bila dibaca bolak balik bacaan dan artinya tetap sama. Dalam bahasa Indonesia yang paling gampang contohnya kata "tamat". Kalau dalam kalimat contohnya : "kasur ini rusak".

Kata-kata dalam bahasa indonesia yang termasuk palindrom: ada, apa, ara, asa, bab, ini, katak, kodok, makam, malam, radar, taat dll.

Dalam bahasa inggris banyak contohnya:
Kata-kata : RACECAR, DEED, LEVEL, PIP, ROTOR, CIVIC, POP, MADAM, EYE, NUN, RADAR, TOOT dll. Dalam frasa : LIVE EVIL, STRAW WARTS dll

Kalimat seperti : MADAM I'M ADAM (Pallindrome yang cukup ngetop) dikategorikan sebagai pallindrome.

Dalam semua bahasa bisa terdapat pallindrome. Dalam bahas inggris pallindrome terpanjang: DETARTRATED sedangkan rekor kata pallindrome terpanjang dipegang oleh kata dalam bahasa Finlandia : "SOLUTOMAATTIMITTAAMOTULOS" yang artinya pengukuran laboratorium pada tomat (kira2 gitulah hehe). Juga ada "SAIPPUAKUPPINIPPUKAUPPIAS" yang artinya penjual mangkok sabun (soap cup trader)

Akhirnya : Happy Pallindrome Day


Adenomiosis

Adenomiosis adalah suatu keadaan dimana jaringan endometrium yang merupakan lapisan bagian dalam rahim, ada dan tumbuh di dalam dinding (otot) rahim. Biasanya terjadi di akhir2 masa usai subur dan pada wanita yang telah melahirkan.

Adenomiosis tidak sama dengan endometriosis (suatu kondisi dimana endometrium tumbuh di luar rahim, namun wanita dengan adenomiosis sering juga ada endometriosis. Penyebab adenomiosis masih belum diketahui pasti, hormon estrogen mempengaruhi pertumbuhannya dan kelainan ini akan hilang setelah menopause. Pengobatan utamanya adalah histerektomi (operasi pengangkatan rahim).

Pada sebagian kecil wanita, adenomiosis tidak menimbulkan gejala atau hanya gejala nyeri ringan. Gejalanya berupa:

* Haid yang banyak dan lama.
* Nyeri haid(dismenorrhea)rasanya seperti di tusuk2.
* Kram rahim saat haid
* Nyeri saat ML
* Perdarahan diantara 2 siklus haid
* Haid dengan bekuan darah

Ukuran rahim membesar 2 atau 3 kali lipat ukuran normal.
Penyebab tidak diketahui pasti, ada beberapa teori diduga sebagai penyebabnya:

1.Jaringan endometrium yang menyusup ke dinding rahim.
Ini terjadi contohnya saat dilakukan operasi cesar, sel endometrium menyusup ke dinding rahim, lalu tumbuh dan berkembang disana.

2. Teori Pertumbuhan.
Diyakini sejak awal, jaringan endometrium ini memang sudah ada saat janin mulai tumbuh.

3. Peradangan rahim akibat proses persalinan.
Teori ini menyatakan ada hubungan antara adenomiosis dan proses persalinan. Proses deklamasi endometrium pada periode paska persalinan bisa menyebabkan pecahnya/putusya ikatan sel pada endometrium.

Dari teori diatas, kita bisa menarik kesimpulan bahwa faktor risiko terkena adenomiosis adalah persalinan baik cesar maupun normal.
Walaupun tidak berbahaya, nyeri dan perdarahan berlebihan yang ditimbulkannya bisa menggangu aktifitas sehari-hari. Bahkan jika nyeri berulang@ dapat menyebabkan gangguan psikologi pada penderita seperti depresi, sensi, gelisah, marah dan rasa tidak berdaya. Dalam hal2 seperti ini perlu segera cari pertolongan dokter. Perdarahan yang banyak dalam waktu yang lama akan menyebabkan anemia

Diagnosis adenomiosis didasarkan pada gejala dan tanda yang timbul, pemeriksaan panggul, dan pemeriksaan penunjang seperti MRI (Magnetic Resonance Imaging)
Kadang juga dilakukan biopsi (pengambilan sampel) endometrium guna menyingkirkan hal-hal serius sebagai penyebab perdarahan seperti adanya keganasan (terutama jika usia sudah 40 tahun keatas). Memastikan diagnosis hanya bisa dilakukan dengan pemeriksaan di bawah mikroskop pada jaringan rahim yang sudah diangkat melalui operasi histerektomi.

Ada beberapa kondisi atau penyakit yang gejalanya mirip adenomiosis seperti mioma rahim, endometriosis dan polyp endometrium.
Adenomiosis biasanya sembuh sendiri saat menopause, sehingga pilihan pengobatan tergantung masih lama tidaknya menopasue.

Pilihan pengobatan:
1. Obat2 anti-peradangan (anti-inflamasi).
Jika usia mendekati menopause, maka bisa saja pengobatannya berupa obat2 anti-inflamasi yang disamping menghilangkan nyeri juga memiliki efek anti-perdarahan seperti sama mefenamat, ibuprofen dll. Obat dimakan 2-3 hari menjelang haid muncul dan dilanjutkan sampai haid selesai.

2.Pengobatan Hormon.
Bisa dengan memakai pil kombinasi estrogen-progestin daat mengurangi perdarahan dan nyeri yang timbul. Dengan Progestin saja seperti suntik 3 bulan atau IUS yang mengandung progestin akan sering akan menyebabkan tidak datang haid (amenorhea, sehingga otomatis tidak akan ada nyeri dan darah.

3.Pengangkatan rahim (Histerektomi).
Jika nyerinya luar biasa hebat dan perdarahannya banyak, serta usia menopause masih lama, maka bisa dipilih histerektomi.

Non Stres Tes = NST (Tes Tanpa Beban)

Tes ini bersifat non-invasif dan dilakukan untuk menilai keadaan bayi. Bisa dilakukan sebagai rutinitas pada setiap pasien hamil yang hendak bersalin (admission test).Denyut jantung bayi di monitor dan direkam. Tes ini terutama dilakukan jika usia kehamilan melewati tanggal perkiraan taksiran persalinan (due date)atau ibu hamil dengan hamil berisiko tinggi.
Berikut ini kondisi dimana tes ini dilakukan:
  • Ibu yang diabetes.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Gangguan pertumbuhan bayi.
  • Bayi kurang aktif bergerak.
  • Air ketuban terlalu banyak atau terlalu sedikit.
  • Hamil lewat waktu.
  • Ada riwayat kematian janin dalam rahim di trimester 2 pada kehamilan sebelumnya.

Sebelum dilakukan pemeriksaan, makan terlebih dahulu supaya bayinya ter-stimulasi untuk bergerak. Saat dilakukan tes, ibu berbaring miring kiri. Dua buah (bisa juga tiga) alat dipasang pada perut ibu. Fungsi masing2 alat adalah untuk memonitor denyut jantung bayi, gerak bayi dan kontraksi rahim. Ketiga aktifitas ini direkam.

Jika bayi tidak bergerak, ada kemungkinan bayinya sedang tidur. untuk itu perut bumil akan ditempelkan bel/buzzer agar bayinya terbangun. Tes biasanya memakan waktu 20-60 menit.



Gambar hasil pemeriksaan CTG

Hasil pemeriksaan ini dikatakan reaktif (normal)jika : Jika denyut jantung dalam batas normal, ada akselerasi (reaksi peningkatan denyut), tidak ada deselerasi (penurunan denyut jantung yang tajam) dan ada gerak bayi. Tes biasanya diulangi seminggu kemudian.

Berlawanan dengan hasil diatas, hasil tesnya tidak normal (non-reaktif), denyut jantung melewati batas normal (tinggi atau rendah), tidak ada akselerasi, ada deselerasi dan atau gerak bayi tidak ada.

Hasil yang non-reaktif bisa merupakan petunjuk bahwa bayi tidak mendapatkan cukup oksigen (asfiksia)atau ada gangguan pada plasenta. Jika ditemukan kondisi ini maka bayi harus segera dilahirkan.

Blogger for android

Sistem operasi android dewasa ini sudah banyak di pakai oleh pabrikan hape dan penjualan hape berbasis abdroid juga meningkat luar biasa. Aplikasi pendukung juga sudah lumayan banyak tersedia secara gratis di android market. Ada sekitar 100 ribu lebih aplikasi tersedia.
Published with Blogger-droid v1.6.7





Bagi yang hoby blogging, sekarang sudah tersedia aplikasi blogger untuk android diantaranya: blogger-droid dan blogaway. Aplikasinya cukup sederhana dan pemakaiannya juga mudah.

Posting ini di buat dengan aplikasi Blogger-droid. Aplikasi ini memungkinkan juga untuk menambah gambar serta video dan menambah link pada postingannya.

Tanda-tanda persalinan

Waktu kelahiran bayi tidak bisa diprediksi secara pasti, paling hanya diberikan rentang waktu kapan bayi akan lahir, malah kadang2 bisa melewati waktu perkiraan persalinan(kehamilan lewat waktu). Sampai detik ini juga para ahli belum bisa memastikan apa yang memicu persalinan (trigger-nya). Sehingga kapan pastinya persalinan mulai hanya menjadi rahasia Tuhan.
Tubuh melakukan persiapan untuk proses kelahiran dimulai satu bulan sebelumnya. Berikut ini gejala2 yang mungkin dirasakan ibu ketika waktu persalinan sudah dekat:

Bayi terasa "turun".
Pada kehamilan pertama, bumil akan merasakan rasa berat didaerah panggul (seperti ada yang mau keluar). Hal ini terjadi akibat penekanan kepala bayi pada jalan lahir.

Kontraksi Braxton Hicks yang semakin sering.
Kontraksi Braxton Hicks yang semakin sering dan kuat dapat merupakan petunjuk akan persalinan yang sudah dekat. Nyeri dirasakan seperti rasa kram saat haid. Kadang2 saat persalinan sudah dekat, kontraksi Braxton Hicks relatif nyeri dengan interval 10-20 menit. Tapi jika kontraksi tidak semakin lama, menguat dan intervalnya memendek maka kemungkinan suatu persalinan palsu.

Leher rahim akan "matang".
Dalam hitungan hari atau minggu sebelum persalinan, kontraksi Braxton Hicks akan melembutkan, menipiskan dan bahkan membuka leher rahim sedikit. Pada wanita yang pernah melahirkan leher rahim biasanya sudah terbuka 1-2 cm sebelum persalinan.

"Bloody Show"
Keluar lendir bercampur darah. Darahnya bisa berwarna kecoklatan, merah jambu atau merah darah. Bloody Show ini sebetulnya merupakan sumbatan lendir (mukus) di leher rahim yang terjadi di akhir kehamilan. Lendir ini juga bisa keluar duluan saat ML atau saat dilakukan pemeriksaan dalam. Jika hal ini yang terjadi maka bisa saja persalinan tidak mulai2.

Keluar air2 (pecah ketuban).
Jika selaput ketuban pecah, maka akan terjadi kebocoran air ketuban. Secara sederhana dapat dikenali dengan ciri tidak bisa ditahan dan baunya rada amis (kala pipis masih bisa di tahan dan baunya pesing). Pada umumnya ketuban ini akan pecah belakangan yaitu saat pembukaan hampir lengkap atau pembukaan lengkap, tapi ada sebagian wanita yang mengalami pecah ketuban dulu kemudian diikuti rasa sakit persalinan. Tetapi jika persalinan tidak juga muncul maka akan dilakukan induksi persalinan setelah waktu tertentu (umumnya 6 jam), mengingat risiko infeksi pada bayi dan ibu yang akan terjadi.

Sangat sulit untuk mengetahui dengan pasti kapan tepatnya persalinan "asli" bermula karena adanya kontraksi Braxton Hicks ini. Sebagai patokan sederhana jika kontraksi/rasa sakit persalinan tadi semakin pendek intervalnya, semakin kuat dan lama intensitasnya dan apapun yang dilakukan bumil tidak menghilangkan sakit tersebut maka boleh dikatakan persalinan "asli" sudah mulai/terjadi.


Kapan harus dibawa ke penolong persalinan ? Ibu hamil jangan buru2 pergi mencari pertolongan jika muncul "bloody show". Jika kehamilannya tidak ada risiko (hamil normal) cari pertolongan jika kontraksinya sudah setiap 15 menit sekali. untuk diketahui, saat pembukaan lengkap, interval kontraksi terjadi saban 2-3 menit sekali dengan durasi bisa lebih dari 40 detik.

Hal2 berikut perlu diperhatikan dan harus segera dibawa ke penolong persalinan:
* Pecah ketuban, ditandai dengan keluarnya air2 yang banyak.
* Bayi kurang aktif.
* Terjadi perdarahan (bleeding), nyeri perut yang konstan atau demam.
* Terjadi kontraksi sebelum usia hamil 37 minggu.
* Sakit kepala yang berat, pembengkakan (edema) pada kaki dan perut, nyeri ulu hati.

Terakhir, sebagian wanita berpandangan bahwa berbagai gejala yang timbul adalah hanya bagian dan bawaan kehamilan, sementara bagi sebagian lainnya setiap gejala baru yang muncul dianggap sebagai masalah. Dengan mengetahui gejala2 mana saja yang tidak boleh dianggap sepele dapat membantu ibu hamil menentukan sikap yang tepat untuk pergi ke penolong persalinan.

Karena setiap kehamilan berbeda, maka jika tidak yakin gejala yang timbul serius atau tidak, ada baiknya mendatangi penolong persalinan untuk dipastikan bahwa memang gejala yang timbul tidak serius.

Longgar atau Sempit ya ?

Judulnya agak sensasi-an ya kayak koran kuning ibukota. Tapi ini sebetulnya pertanyaan yang sering timbul dibenak para wanita (lebih tepatnya kekhawatiran) apakah V-nya (terlalu) longgar atau (terlalu) sempit? Adakah parameternya untuk mengelompokkan sempit atau longgar ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut diatas sile simak selanjutnya.

Bagian V yang terlihat dari luar dinamakan vulva, terdiri atas clitoris, labia, dan lubang pipis (urethra).Organ ini sering dianggap sebagai sentral seksualitas wanita. KLIK INI BIAR JELAS.

Jika seorang wanita belum pernah melahirkan, rasanya tidak mungkin V nya akan terlalu besar tul gak ? Juga ada mitos yang salah, bahwa kalau sering2 ML maka V nya akan besar/lebar. Hal ini sebetulnya nonsense. Gak perduli berapa banyak ML nya , tidak akan mempengaruhi ukuran V.:devilishgrin:

Yang sangat mempengaruhi dimensi V sebetulnya adalah pernah melahirkan bayi secara pervaginam (persalinan lewat V) . Semakin banyak melahirkan, maka V cenderung semakin melebar. Hal ini terjadi karena rusaknya otot dan jaringan pendukung di dinding V. Terutama terjadi akibat persalinan yang sulit dan macet. Hal ini dapat dicegah dengan melakukan latihan2 khusus selama hamil. Dan bisa di koreksi dengan latihan khusus paska persalinan dan dengan bantuan fisioterapis.(Sayang jamu sari rapet dan galian singset gak dikenal sama orang bule gelakguling haha, tapi aku gak bilang itu (jamu) oke lho sembah)

Bagaimana jika memang V-nya lebar ? Lebar terutama pada salurannya (lorongnya) sehingga wanita merasa "longgar", yang efeknya sebagai berikut:
  • ML terasa kurang memuaskan bagi wanita dan pasangannya.
  • Wanita akan merasakan suatu fenomena masuk/keluarnya udara ke rongga ke rongga V. Di negara barat fenomena ini dikenal dengan istilah 'fanny farting' alias (maaf) kentut V haha gelakguling.
  • Air mandi (terutama mandi berendam) bisa masuk kedalam V (abis "mulut"-nya melongo lapar sih hihi gatai). Tapi ini gak masalah dari segi kesehatan.
  • Ini yang agak serius efeknya : karena otot dan ligamen nya gak kuat maka bisa terjadi prolapsus (turun) rahim atau organ lainnya saat usia setengah baya.
Apa yang harus dilakukan jika memang V nya besar dan longgar ?
Lakukan segera upaya untuk mengencangkannya dengan melakukan latihan otot dasar panggul. Bidan, fisioterapis dan dokter bisa mengajari cara melakukan senam/latihan dimaksud. Harus dilakukan secara intensif selama 6 bulan agar hasilnya nyata.

Sebagai awalnya dapat dicoba latihan berikut ini :
  1. Kencangkan otot2 bagian depan bawah tubuh - seperti kalau berusaha sekuat2nya menahan pipis. Untuk mengecek gerakan nya sudah tepat atau belum, masukkan satu jari ke liang V, jika terasa jari tersebut terjepit, maka gerakan nya sudah benar.
  2. Tahan gerakan ini selama 10 detik.
  3. Lepaskan/relaksasi selama 10 detik.
  4. Tahan lagi 10 detik, relaksasikan 10 detik.
  5. Lakukan gerakan ini berulang2 minimal selama 5 menit.
  6. Lakukan 4 kali sehari.
Kalau mau memakai alat untuk mengencangkan V juga bisa, nama alatnya : vaginal muscle developer. Alat ini harganya sekitar 1-3 juta-an (di Indonesia gak tahu ada atau nggak).
Yang mau instan bisa dengan melakukan operasi perbaikan, dengan mengencangkan jaringan panggul yang lemah tadi. Ahli bedah plastik/ginekolog bisa memendekkan saluran V yang dirasakan panjang oleh si empunya.

Terakhir, ini ada ide yang sedikit gila nich (jangan dibaca kalau belum 17 tahun ya takbole ) dan bukan kata aku ya tapi kata ahli ginekologi di barat. Manfaatkan kekurangan menjadi suatu kelebihan, yaitu dengan cara memasukkan vibrator kecil vagina saat ML dapat meningkatkan kualitas ML bagi wanita dan pasangannya. Karena V yang lebar masih cukup buat dimasukkan vibrator kecil dan Mr. P (rada xxx ya haha).fikirfikirfikir

Bagaimana jika wanita merasa V nya kecil banget/sempit ?
Mayoritas yang mengeluh seperti ini, hanya 1 atau2 saja yang memang2 benar sempit dan dangkal. Selebihnya setelah diperiksa ternyata normal. Wanita merasa V nya sempit/kecil karena merasa nyeri saat ML, tidak mampu ML sama sekali dan tidak mampu memasukkan tampon ke dalam V. Setelah diperiksa umumnya wanita2 ini hanya mengalami apa yang disebut vaginismus suatu kondisi dimana otot2 V akan berkontraksi jika ada "mendekat" ke arah V.

Pada kasus yang V nya benar2 sempit, ternyata kasusnya berupa adanya pembagi /pembatas V menjadi dua jalur (septum). Kasus ini sebetulnya jarang ditemukan dan merupakan kelainan bawaan . Tetapi untungnya kondisi ini bisa di perbaiki dengan tindakan operasi.

Murah

Aksesoris Fashion:


Aksesoris Komputer:

Aksesoris Mobil & Motor:

Aksesoris Rambut:


Alat Kantor:

Alat Kecantikan:


Alat Kesehatan:

Alat Olahraga:


Baju:

Buku, CD, Ebook:

Alat Keamanan & CCTV:


Charger dan Power Supply:

Dompet:

Elektronik Lain:

Gadget Komputer:


Handphone & Aksesoris HP:

Jam Tangan:


Kacamata & Softlens:


Kamera Digital & Handycam:

Kamera Tersembunyi:


Kecantikan:


Lampu Hias:

Mainan Anak:

Makanan & Minuman:

Obat & Jamu:

Pelangsing:


Pemutar Musik & Media Player:


Perawatan wajah & kulit:

Perlengkapan Bayi:

Perlengkapan Kerja:


Rumah Tangga:

Sepatu:

Software:

Suplemen Makanan:

Tablet PC & Laptop:


Tas:

Unik dan Hobby:


Tablet PC & Laptop:

Elektronik Lain:

Obat & Jamu: