Anda akan dialihkan ke Film Dewasa, dalam
detik





Powered by Blogger.

MENU UTAMA

Entri Populer

Search

Laman

Rangsangan Puting Susu (Niple Stimulation)

Kembali sebuah judul postingan yang kalau nggak dibaca isinya hororhttp://emo.huhiho.com banget kesannya. Tulisan ini teinspirasi dari pasien yang hamilnya sudah lewat dari hari perkiraan lahir. Saat dilakukan KTG, dilakukan juga niple stimulation.Untuk melihat apakah rahimnya sudah sensi serta kemampuan bayi menahan gempuran kontraksi persalinan.

Saat dilakukan niple stimulation tersebut ternyata kontraksinya timbul, kemudian hilang. Maka selanjutnya pada pasien tersebut disuruh melakukannya sendiri dirumah. Besoknya pasien datang kembali dalam keadaan inpartu (akan bersalin), dan persalinannya berlangsung normal.

Niple stimulation sebetulnya merupakan cara induksi (merangsang) persalinan secara alami. Tehnik ini juga bisa mempercepat/memperkuat kontraksi yang sudah ada (akselerasi/augmentasi persalinan). Saat dilakukan niple stimulation, akan keluar hormon yang namanya Oksitosin, yaitu suatu hormon yang menyebabkan kontraksi rahim, yg dilepaskan oleh tubuh saat payudara dirangsang, Nama lain dari hormon ini adalah LOVE HORMONE, karena hormon ini jelas saja akan banyak keluar saat ML.

Setelah bayi lahir, lepasnya oksitosin sangat berguna untuk pengeluaran plasenta dan mencegah perdarahan paska peersalinan. Disinilah letak rahasianya IMD (inisiasi menyusui dini). Saat nifas hormon ini akan terus keluar dengan rangsangan isapan bayi (atau bapaknya he he he), yang berguna untuk mengecilkan rahim ke ukuran awal sebelum hamil yang dikenal dengan istilah involusi rahim. Jika proses involusi tidak sempurna, maka akan terjadi perdarahan paska melahirkan (hemorrhagia post partum=HPP), suatu kondisi yang sangat berbahaya (life threatening)

Nipple stimulation dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
* Breast pump (pompa payudara)
* Tangan (terutama tangan orang lain/partner jauh lebih baik ketimbang tangan sendiri)
* Dengan mulut (bayi atau partner)http://emo.huhiho.com
* Shower hangat yang "ditembakkan" ke arah payudara (hati2 yg hamil muda saat mandi dg shower)

Agar oksitosin bisa keluar, maka rangsangan yang dilakukan harus menyerupai isapan bayi. Saat bayi mengisap puting (suckling), bayi tidak hanya menyedot puting, melainkan "ngemut" daerah hitam (yang masih gadis bisa aja warnanya pink hi hisembah) berbentuk lingkaran disekeliling puting yang disebut areola. Emutan ini lebih mirip suatu gerakan massage.

Nipple stimulation bisa memberikan efek yang kuat, mirip seperti oksitosin buatan (sintetis) yang sering dipakai saat induksi persainan. Karena itu tidak boleh sembarangan rangsang-merangsangnya, terutama buat merangsang persalinan.

Berikut rekomendasi pelaksanaan rangsang-merangsangnya :
* Jangan sekaligus dua payudara yang dirangsang (Only one at a time)
* Rangsang hanya 5 menit, kemudian tunggu 15 menit untuk melihat reaksinya, sebelum melanjutkan lagi.
* Jangan merangsang payudara saat rahim sedang kontraksi.
* Jangan rangsang jika kontraksi sudah tiap 3 menit atau lama kontraksi (durasi) sudah mencapai 1 menit.

Namun demikian walaupun ini cara yang alami, tetap konsultasikan dengan spog masing2. Karena tidak semua kehamilan bisa dilakukan rangsangan alami seperti ini. Yang pasti kehamilannya harus memenuhi syarat untuk dilahirkan normal (pervaginam). Jika tidak memenuhi syarat (misalnya panggul sempit, anak besar, posisi bayi melintang, ari2 menutupi jalan lahir dll) maka tidak boleh dilakukan rangsangan.

Ibu2 yang pernah memakai metode ini mengatakan metode yang paling mudah dan nyaman adalah dengan mempergunakan breast pump. Dianjurkan juga mempergunakan lubrikan (pelincir) agar payudaranya nggak lecet, bagi yang merangsangnya mempergunakan tangan. Selamat rangsang - merangsang....:sinchan

Floating water bridge

Pencarian di google hari ini pada jam post ini dibuat menghasil kata: Floating water bridge berada pada peringkat satu. Suatu fenomena yang terjadi jika air pada dua bejana diberi medan listrik berdaya tinggi, maka air pada kedua bejana akan manjat keluar, dan menyeberang melewati rongga kosong, membentuk jembatan air. Jembatan air ini mengapung di udara, terlihat mata manusia seperti melawan gaya gravitasi.

Jembatan silinder ini berdiameter 1-3 mm, dan tetap nyambung jika diberi jarak sampai 25 mm. Lihat video di bawah ini:






Sumber: Physorg

Flu Babi

Flu Babi atau Swine Flu/Influenza adalah penyakit saluran pernafasan pada babi, yang disebabkan virus influenza jenis A. Virus flu ini menyebabkan kesakitan yang berat pada babi tetapi angka kematiannya rendah. Virus ini (type A H1N1 virus) pertama kali di isolasi dari babi pada tahun 1930.

Seperti semua virus influenza, virus flu babi berubah secara konstan. Babi bisa terinfeksi virus avian influenza (virus flu burung) dan virus flu manusia. Jika berbagai virus ini menyerang babi, maka virus ini akan mampu membentuk spesien2 virus baru, yang merupakan gabungan virus avian, manusia dan swine. Sampai saat ini sudah berhasil diisolasi sebanyak 4 sub-type A: H1N1, H1N2, H3N2, and H3N1. H1N1 merupakan virus jebis baru yang baru saja ditemukan pada babi.

Virus Swine flu sebetulnya secara normal tidak menginfeksi manusia. Namun secara sporadis dilaporkan adanya infeksi virus ini pada manusia seperti yang terjadi di US dan mexico. Seringnya orang yang terkena adalah orang2 yang bekerja pada peternakan/industri yang berhubungan dengan babi. Juga dilaporkan adanya penyebaran antar manusia.

Dahulu CDC menerima laporan hanya 1-2 kasus flu ini setiap 1 sampai 2 tahun. tetapi sejak Desember 2005 s/d Februari 2009, 12 kasus telah dilaporkan. Bahkan dalam bulan April 2009 dilaporkan terjadi kejadian luar biasa (out break) seperti tabel dibawah.

Negara ? Laboratorium Konfirmasi cases ? Kasus lain yg mungkin ? Jumlah kematian ?
Mexico 172 1,995 152
United States 50 212+ 0
Canada 6 28+ 0
United Kingdom 2 21 0
Spain 1 39 0
New Zealand 0 67 0
Australia 0 40 0
Colombia 0 12 0
Brazil 0 11 0
Chile 0 8 0
Switzerland 0 5 0
Denmark 0 4 0
Ireland 0 4 0
Czech Republic 0 3 0
Poland 0 3 0
France 0 3 0
Guatemala 0 3 0
Israel 0 2 0
South Korea 0 2 0
Argentina 0 1 0
Costa Rica 0 1 0
Peru 0 1 0
Russia 0 1 0
Norway 0 1 0
Total 231 2,467 152
Gejala swine flu pada manusia mirip dengan gejala virus influenza manusia berupa: demam, pegel2, lemes, hilang nafsu makan, dan batuk. Beberapa pasien yang terkena swine flu mengeluhkan pilek, sakit tenggorokan, mual, muntah dan diare.

Virus swine influenza tidak ditularkan melalui makanan. Memasak makanan sampai suhu 160�F akan mematikan virus ini. Virus influenza bisa menular dari babi ke manusia atau sebaliknya. Infeksi pada manusia terjadi terutama jika berada dekat2 babi yang terinfeksi seperti berada dalam kandang babi dll. Infeksi dari manusia ke manusia lain juga bisa terjad, mirip sperti flu manusia, yaitu melalui bersin atau batuk. Bisa juga lewat sentuhan tangan, kemudian tangan tersebut menyentuh mulut atau hidung.

Untk mendiagnosis infeksi swine influenza, dibutuhkan koleksi spesimen dari saluran nafas dalam 4-5 hari pertama. Spesimen ini8 kemudian diperiksakan di Laboratorium.

Ada 4 macam obat antivirus yang beredar di AS untuk mengobati influenza: amantadine, rimantadine, oseltamivir san zanamivir. Pada umunya virus swine influenza masih mempan dengan obat2 ini. Tetapi hasil isolasi virus swine terbaru dari manusia didapatkan resisten terhadap amantadine dan rimantadine. Sehingga saat ini obat yang dianjurkan untuk mengobati serta mencegah swine influenza adalah oseltamivir atau zanamivir.

Untuk pencegahan BACA INI
Download leafletnya DISINI
Sumber CDC

Kehamilan dengan Asma Bronkhial

Asma merupakan penyakit paru yang paling sering dijumpai pada kehamilan. Banyak wanita yang khawatir tentang perubahan2 tubuh selama hamil dapat memicu serangan asma atau adakah efeknya pengobatan asma terhadap bayi. Dengan pengobatan asma yang baik, maka hamil umumnya akan normal serta dapat melahirkan bayi secara normal juga. Pengobatan asma selama hamil akan sangat sukses jika bumil mendapatkan pengobatan yang pengobatan secara teratur.

Berat ringannya serangan asma saat hamil berbeda-beda pada setiap wanita. Saat hamil, asma memburuk pada 1/3 penderitanya, membaik 1/3 nya dan tetap stabil pada 1/3 nya lagi.

Pola lainnya yang berhasil diamati adalah:
* Pada yang asmanya memburuk, peningkatan gejala sering terlihat pada usia kehamilan sekitar 29 dan 36 minggu.
* Asma biasanya membaik dalam blan2 akhir kehamilan.
* Persalinan da kelahiran jarang memperburuk asma.
* Pada yang asamanya membaik, prosesnya berlangsung bertahap selama kehamilan.
* Beratnya gejala asma pada kehamilan I akan sama saja dengan hamil selanjutnya.

Secara umum, wanita dengan asma dan bayinya tidak memiliki komplikasi kehamilan. Dibandingkan dengan wanita yang tidak punya asma, maka wanita dengan asma sedikit lebih memiliki risiko kelainan sbb:
* Tekanan darah tinggi atau preeklampsia
* Persalinan kurang bulan
* Persalinan dengan cesar
* Ukuran bayi yang lebih kecil dibanding usia kehamilan

Selama hamil, penanganannya dilakukan bersama antara dokter paru atau internist dengan SpOG . Untuk memonitor pertumbuhan bayi, penting sekali memastikan hari perkiraan lahir. Jika Haid terakhir (HPHT) tidak ingat, maka harus dilakukan USG pada TM untuk memastikan kehamilan, karena mengukur usia kehamilan di TM I adalah saat yg paling akurat. Jika ibu mendapatkan terapi kortikosteroid, maka USG dilakukan setiap 4 minggu guna memonitor perkembangan bayi.

Pengobatan asma pada wanita hamil, mirip dengan pengobatan wanita yang tidak hamil. Terapi asma selama kehamilan memliki beberapa komponen utama, yang akan sangat berhasil jika dikombinasikan

Memantau fungsi paru ibu dan kesejahteraan janin. Fungsi paru dapat diukur dengan alat sederhana yang namanya Peak Expiratory Flow Rate (PEFR). Sedangkan kesejahteraan janin diperiksa dengan USG dan KTG.

Langkah selanjutnya adalah menghindari diri dari faktor2 yang mencetus asma (zat alergi=alergen) dan iritan, seperti debu rumah, asap rokok, bau parfum yang keras, dan polutan. Lapisi kasur dan bantal dengan dengan sprei khusus sehingga terhindar dari debu tungau.

Obat2an yang dipakai sama dengan pada yang tidak hamil. Secara umum obat inhalasi sangat dianjurkan, karena obat bersifat lokal, sehingga efeknya sangat minimal terhadap ibu dan janin.

Masih belum terdapat cukup bukti akan keamanan obat asma terhadap kehamilan. Namun pemakaiannya selama bertahun2 memperlihatkan tidak adanya hal2 yang membahayakn ibu dn janin.

Jenis2/golongan obat asma :
Bronkhodilator (membuka/melebarkan saluran nafas) � contohnya albuterol (Proventil�, Ventolin�), metaproterenol (Alupent�), terbutaline, salmeterol (Serevent�) dan formoterol (Foradil�).

Glukokortikoid � Obat ini secara empiris aman buat ibu dan bayi. Contohnya seperti prednison tablet dan obat inhalasi seperti beclomethasone (Beclovent�, Vanceril�, dan lainnya), triamcinolone (Azmacort�), flunisolide (AeroBid�), budesonide (Pulmicort�), dan fluticasone (Flovent�).

Theophylline � Theophylline (Slo-bid�, Theo-Dur�, dan lainnya) oabt ini juga aman, tetapi akhir2 ini penggunaannya agak jarang karena adanya inhalasi glukokortikoid, karena lebih efektif serta efek sampingnya yang lebih rendah.

Cromolyn sodium �sama halnya dengan Theophylline kalah bersaing dengan inhalasi glukokortikoid.

Leukotriene modifier � contohnya zafirlukast (Accolate�), montelukast (Singulair�), dan zileuton (Zyflo�).

Antihistamin � Walaupun bukan obat asma secara langsung, obat ini berfungsi menghilangkan reaksi alergi yang menimbulkan asama misalnya diphenhydramine (Benadryl�), chlorpheniramine (Chlor-Trimeton� dan lain-lain), loratadine (Claritin�), fexofenadine (Allegra�), dan cetirizine (Zyrtec�).

Dekongestan � bukan untuk mengobati asma, tetapi berfungsi menghilangkan reaksi alergi terhadap jalan nafas atas seperti hidung tersumbat dll contohnya Pseudoephedrine (Sudafed�).

Terapi Immun � Terapi imun berupa desensitisasi, penyuntikan alergen secara berulang-ulang, yang gunanya mengurangi sensitifitas seseorang ter5hadap alergen. Pengobatan ini aman buat wanita hamil.

Obat2an untuk persalinan seperti oksitosin dapat diberikan pada wanita hamil dengan asma. Jika dibutuhkan anestesi maka sebaiknya mempergunakan epidural anestesia, karena anestesi tipe ini mengurangi kebutuhan oksigen.

Jika terpaksa dibutuhkan anestesi umum seperti keadaan yang sangat emergensi sekali, maka dianjurkan memakai obat anestesi umum yang memilki efek melebarkan saluran nafas (bronkodilator.

Vanishing Twin

Vanishing Twin kalau diterjemahkan artinya kurang lebih kembar yang hilang/lenyap. Hilangnya terjadi saat didalam perut. Dimana awalnya saat USG pertama janin dikatakan kembar, saat kontrol pada bulan-bulan berikutnya hanya tinggal satu saja.Vanishing twin bisa menimbulkan gejala-gejala pada ibunya, sehingga ada istilah Sindroma Vanishing Twin.

Kelainan ini pertama kali diketahui pada tahun 1945. Hal ini terjadi akibat matinya/abortus salah satu kembar. Jaringan janin yang mati kemudian diserap oleh janin yang masih bertahan, plasenta atau ibu. Sehingga kesannya janinnya menghilang (vanish)

Dahulu sebelum ada USG, diagnosa Vanishing Twin dapat diketahui dengan cara pemeriksaan plasenta bayi yang dilahirkan (patolog). Sekarang dapat dengan mudah diketahui sat USG di awal kehamilan terdiagosis dua janin (kembar) dan pada saat kontrol selanjutnya ternyata janinnya tinggal satu.

Diagnosisnya semakin sering, karena adanya penggunaan USg di awal kehamilan. Angka kejadiannya diperkirakan sekitar 21-30% dari kehamilan kembar. Penyebabnya sering tidak diketahui. HAsil analisa plasenta dan jaringan janin sering memperlihatkan adanya kelainan/abnormalitas kromosom, sementara janin yang bertahan biasanya normal. Implantasi tali pusat yang tidak normal, juga bisa jadi penyebab.

Jika kejadiannya di TM I,baik ibu maupun janin yang tinggal/hidup biasanya tidak memperlihatkan gejala/tanda2 klinis. Prognosis janin yang tinggal biasanya sempurna, tetapi tergantung pada faktor2 yang menyebabkan matinya janin yang satunya. Jika kejadian nya pada TM II atau III, terjadi peningkatan risiko janin yang tinggal. Hal ini berupa risiko Cerebral Palsy dan ancaman terhadap kelangsungan kehamian.

Jika kematian janin terjadi Setelah periode embryonik (8 minggu), air dalam jaringan kembaran, cairan ketuabn, dan jaringan plasentanya akan diserap. Hal ini akan menyebabkan gepengnya (flattening)kembar yang matiakibat tekanan dari janin yang hidup. Saat kelahiran, janin yang tertekan ini dikenal dengan istilah fetus compressus atau fetus papyraceous

Gejalanya seperti gejala abortus bisa ditemukan berupa perdarahan, kontrkasi, nyeri rongga panggul. Jika kejadiannya di TM I maka ibu dan janin yang hidup, maka tidak diperlukan pengobatan. Jika kematian janin terjadi pada TM II dan III, Kehamilan harus ditangani sebagai kehamilan risiko tinggi.

Jika fetus papyraceus tetap ada, kehamilan harus dipantau secara seksama dengan melakukan USG serialguna menilai keadaan janin yang satunya lagi. Risiko yang terjadi berupa kelhiran prematur, persalinan yang macet, atau matinya janin yang masih bertahan akibat lepasnya plasenta atau infeksi. Janin yang hidup juga berisiko mengalami berat badan lahir rendah. Juga diawasi kemungkinan gangguan pembekuan darah pada ibu (consumptive coagulopathy. Vanishing Twin yang tidak ada komplikasi tidak memerlukan penanganan apa2.

Dilatasi dan kuretasu (D&C) dapat dilakukan jika konfirmasi dengan USG mendapatkan tidak ada lagi janin yang hidup.

Murah

Aksesoris Fashion:


Aksesoris Komputer:

Aksesoris Mobil & Motor:

Aksesoris Rambut:


Alat Kantor:

Alat Kecantikan:


Alat Kesehatan:

Alat Olahraga:


Baju:

Buku, CD, Ebook:

Alat Keamanan & CCTV:


Charger dan Power Supply:

Dompet:

Elektronik Lain:

Gadget Komputer:


Handphone & Aksesoris HP:

Jam Tangan:


Kacamata & Softlens:


Kamera Digital & Handycam:

Kamera Tersembunyi:


Kecantikan:


Lampu Hias:

Mainan Anak:

Makanan & Minuman:

Obat & Jamu:

Pelangsing:


Pemutar Musik & Media Player:


Perawatan wajah & kulit:

Perlengkapan Bayi:

Perlengkapan Kerja:


Rumah Tangga:

Sepatu:

Software:

Suplemen Makanan:

Tablet PC & Laptop:


Tas:

Unik dan Hobby:


Tablet PC & Laptop:

Elektronik Lain:

Obat & Jamu: